Showing posts with label pembelajaran. Show all posts
Showing posts with label pembelajaran. Show all posts

Sunday, May 17, 2015

Bagaimana Sikap Kita Terhadap Para Penyandang Tunarungu BerABD?

      Coba pertanyakan pada diri anda, pernahkah anda mengernyit heran atau memandang aneh bilamana anda melihat atau menemui seseorang yang mengenakan suatu benda asing yang tak biasa atau sangat jarang yang dilihat? Hal ini mungkin terjadi bila anda berpapasan atau tak sengaja memperhatikan seorang yang anda belakangan mengetahui dia penyandang tunarungu. Kutebak pastinya anda sudah terbiasa melihat seorang buta atau tunanetra yang selalu membawa tongkat atau seseorang cacat kaki (tunagrahita & tunadaksa) atau lumpuh kaki biasa mengendarai kursi roda, iya kan? Tetapi bagaimana jika berhadapan dengan penyandang tunarungu yang mengenakan alat bantu dengar, suatu benda yang tak pernah anda lihat? Seyogyanya mungkin anda beranggapan bahwa anak atau orang mengenakan benda di belakang telinga mungkin tampak aliens atau makhluk aneh, ya kan?

Wednesday, April 29, 2015

Hearing Aid (ABD) VS Cochlear Implants (CI)

Pasti anda bertanya-tanya ketika membaca judul di atas, apa itu Hearing-Aid atau lebih dikenal ABD (Alat Bantu Dengar) dan Cochlear Implants (CI) atau Koklea Implant? Mari kujelaskan sedikit ya.

Thursday, April 16, 2015

Sekilas Tentang Difabel Rungu/Tunarungu Bagian II

Penyebab Tunarungu

Kekurangan mampuan atau kehilangan pendengaran dapat disebabkan oleh kecacatan yang dialami sejak lahir. Ketulian sejak lahir ini seringkali membawa dampak pada kecacatan bicara atau tunawicara. Deteksi dini dapat dilakukan pada saat usia bati dengan melakukan pemeriksaan meliputi factor resiko yakni lahir premature, berat badan bayi rendah, toksoplasma kemudian dilanjutkan pemeriksaan saat bayi berusia 3 bulan untuk memastikan ada atau tidaknya gangguan pendengaran.

Monday, March 16, 2015

Sekilas Tentang Difabel Rungu/Tunarungu Bagian I

Sebenarnya jujur saja sih aku kurang menyukai istilah tunarungu atau tuli tetapi karena istilah ini sudah umum dan mendarah daging dari dulu dalam masyarakat maka tak ada yang bisa dibantah namun sebisa mungkin aku ingin istilah ini disingkirkan saja selamanya. Alasannya konotasi istilah ini terdengar kurang nyaman dan berkesan negative. Seolah sama golongan dengan istilah berawalan tuna-tuna lain misalnya tunasusila, nah yaa mana mungkin kita ini bergangguan pendengaran ini melakukan susila yang salah atau berperilaku buruk /menyimpang???